JIPFest 2026 Memilih Kata “Resilience”

Festival foto internasional Jakarta kembali ke Taman Ismail Marzuki pada September, dan membuka pintu untuk karya berbasis arsip.
Jakarta International Photo Festival akan berlangsung pada 11–20 September 2026 di Taman Ismail Marzuki, Cikini. Temanya satu kata: RESILIENCE. Kata yang mudah diucapkan dan sulit difoto — dan barangkali justru di situ letak tantangannya bagi peserta.
Yang menarik dari panggilan terbukanya bukan tema itu, melainkan daftar apa yang boleh dikirim. JIPFest tidak membatasi diri pada foto tunggal atau seri foto. Panitia secara eksplisit membuka pintu untuk karya berbasis foto termasuk video, instalasi multimedia, dan proyek berbasis riset arsip. Undangannya juga tidak dibatasi fotografer: seniman, pencerita visual, dan praktisi berbasis lensa dari seluruh dunia sama-sama boleh mengirim.
Rumusan itu menempatkan JIPFest lebih dekat ke festival seni ketimbang pameran fotografi konvensional. Foto diperlakukan sebagai bahan, bukan sebagai bentuk akhir yang sudah selesai. Proyek riset arsip khususnya menandakan bahwa gambar lama — yang dikumpulkan, disusun ulang, dan dibaca kembali — dihitung setara dengan gambar yang baru dijepret.
Taman Ismail Marzuki sendiri bukan pilihan lokasi yang netral. Kompleks kesenian di Cikini itu sudah lama menjadi alamat bagi pertunjukan dan pameran di Jakarta, dan beberapa tahun terakhir melewati pembangunan ulang yang mengubah wajahnya. Menggelar festival tentang ketahanan di gedung yang baru saja dibangun ulang punya ironi yang sulit dilewatkan begitu saja.
