New Media • Art • Movement
InstagramYouTubeSpotify
Mature
Agenda

Agenda: Yang Masih Sempat Dikejar Sampai September

06.08.26Redaksi

Dua pameran besar di Yogyakarta tutup pada hari yang sama, 30 Agustus. Setelah itu perhatian pindah ke Cikini.

Akhir Agustus menjadi tenggat yang sibuk di Yogyakarta. Dua pameran yang sepanjang musim ini paling banyak dibicarakan — ARTJOG 2026 di Jogja National Museum dan “Dari Sudjojono ke Murniasih” di Museum Benteng Vredeburg — sama-sama menutup pintu pada 30 Agustus 2026. Keduanya dibuka pada akhir Juni, dan keduanya berjalan lebih dari dua bulan.

Kebetulan itu membuat perjalanan sehari ke Yogyakarta jadi masuk akal. Jogja National Museum berada di Wirobrajan, Vredeburg di ujung selatan Malioboro; jaraknya cukup dekat untuk dilewati dalam satu hari, meski keduanya menuntut waktu yang berbeda. ARTJOG memajang karya 96 seniman lintas generasi. Vredeburg hanya 28 karya, tetapi 28 karya yang jarang keluar dari gudang Galeri Nasional.

Setelah Agustus, perhatian pindah ke Jakarta. Jakarta International Photo Festival berlangsung pada 11–20 September 2026 di Taman Ismail Marzuki, Cikini, dengan tema RESILIENCE. Panggilan terbuka untuk fotografer, seniman berbasis lensa, dan proyek riset arsip sudah dibuka lebih dulu tahun ini — pameran September itu adalah muaranya.

Bagi yang melewatkan paruh pertama tahun, kalender seni Jakarta sudah cukup padat sebelum ini: Room Art Fair pada April, Art Jakarta Gardens pada Mei, dan ArtMoments Jakarta pada Juni. Pola itu terbaca cukup jelas — semester pertama milik bursa seni Jakarta, semester kedua milik festival dan pameran museum.

Bagikan

Baca Juga